Oleh: Bareph Yadie Kasalo | 24 Juni 2010

Tips Memilih Indukan Kenari


Bagaikan peribahasa buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Begitu juga anakan burung kenari yang tak jauh dari induknya. Untuk memilih indukan kenari dengan kualitas yang baik memang sangat relatif. Hal ini karena definisi “baik” sendiri masih tergolong kurang spesifik.
Pastinya jika ingin menghasilkan keturunan kenari yang baik diperlukan kualitas indukan kenari yang baik pula. Pengukuran kualitas ini dapat dilihat dari kategori postur dan suara. Mengapa warna tidak masuk dalam kategori? Karena menurut saya warna adalah masalah selera. Selain 2 faktor umum tadi adapapun faktor khusus yang perlu diperhatikan dalam memilih indukan kenari. Seorang pakar kenari mengatakan bahwa  jantan menurunkan size (Ukuran) dan betina menurunkan Shape (Bentuk Badan).
Untuk melihatnya secara lebih rinci, pertama kita harus membagi kategori indukan kenari jantan dan indukan kenari betina. Masing-masing mempunyai ciri tersendiri dan tidak bisa disamakan, berikut sedikit tipsnya:
Indukan kenari jantan yang baik setidaknya mempunyai:
  • postur yang proporsional. Postur yang baik tidak harus diartikan sebagai postur yang besar namun proporsional dan itu berarti antara kepala, leher, badan, sayap, ekor dan kaki harus seimbang.
  • memiliki volume yang keras.
  • burung terlihat giras dan sehat atau tidak sakit.
  • tidak cacat fisik. Cacat fisik misalnya saja katarak, kualitas sperma tidak baik, jari kaki bengkok (pengkor) dll.
  • jika dalam kondisi siap kawin kenari jantan akan rajin ngoceh dan ngruji .
  • kondisi bulu yang baik (tidak amburadul)
  • mempuyai pen yang besar (sesuai dengan ukuran badan).
Indukan kenari betina yang baik setidaknya mempunyai:
  • postur yang proporsional. Postur yang baik tidak harus diartikan sebagai postur yang besar namun proporsional dan itu berarti antara kepala, leher, badan, sayap, ekor dan kaki harus seimbang.
  • tidak terlihat stress
  • mempunyai bentuk perut yang bagus serta bentuk kelamin yang bagus juga.
  • tidak cacat fisik. Cacat fisik misalnya saja katarak, kualitas sel telur yang tidak baik, jari kaki bengkok (pengkor) dll.
  • jika dalam kondisi siap kawin maka kenari betina akan rajin berbenah di sarangnya (ngunderi). selain itu bentuk perut akan lebih mengembang dan memerah.
  • tidak sakit dan terlihat sehat.
  • kondisi bulu yang baik (tidak amburadul).
Beberapa tips umum seputar cara memilih indukan kenari dengan kualitas yang baik memang telah banyak ditulis dan dengan berbagai macam versi. Namun beberapa hal yang pasti dianjurkan dalam memilih indukan yang baik adalah bahwa si burung sendiri dalam kondisi sehat dan tidak cacat (nampak dari luar). Selebihnya itu pembeli harus rajin menanyakan kepada penjual atau peternak seperti: umur berapa? sudah siap kawin? sudah pernah ngisi? jenisnya apa? sudah pernah nelur? dan lain-lain.
Catatan: untuk menilai postur sebaiknya dilihat secara langsung. Jangan takut memegang kenari jenis apapun dengan harga berapapun.

Salam kenari mania….!

Sumber: Beternak Kenari

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: